Destinasi terakhir kami pada SLS kali ini yaitu berkunjung ke Dunia Fantasi atau biasa dikenal dengan singkatan Dufan. Dufan adalah sebuah Taman hiburan yang terletak di kawasan Taman Impian Ancol,Jakarta Utara. Pertama kali dibuka untuk umum pada 29 Agustus 1985 dan merupakan theme park pertama yang dikembangkan oleh Perseroan dan telah memiliki sertifikat ISO 9001:2015 sejak Februari 2017.
Selain menjadi pusat hiburan outdoor,Dufan juga merupakan kawasan edutainment fisikia terbesar di Indonesia dengan Fantasi Keliling Dunia,melalui wahana permainan berteknologi tinggi yang terbagi dalam 9 (Sembilan) kawasan yaitu Indonesia, Jakarta, Asia, Eropa, Amerika, Yunani, Hikayat, Kalila dan Fantasy Lights.
Hal yang paling dinanti peserta didik adalah bermain di Dunia fantasia atau Dufan. Setelah melewati pintu karcis, kami breefing dulu sebelum kami berpencar. Kami menyepakati waktu untuk berkumpul bersama. Demi mengikuti permainan yang kami inginkan, kami rela mengantri setiap wahana. Seni dalam mengikuti wahana permainan didufan adalah mengantri. Hal ini dapat melatih kesabaran bagi peserta didik maupun guru.
Ketika bermain kita juga bisa belajar tentang beberapa unsur fisika yang terdapat pada permainan yang kita temui di dufan. Sebagai contoh, ada 5 wahana dufan yang memiliki keajaiban ilmu pengetahuan antara lain Roller coaster,kora – kora,tornado,ontang – anting dan baku toki atau bumper car. Wahana pertama dan menarik untuk di kunjungi oleh peserta didik yaitu wahana kora – kora.
- Kora – Kora

Wahana pertama yang di kunjungi peserta didik ini termasuk wahana yang menarik dan banyak peminatnya,peserta didik SMP Tulus Kartika rela mengantri hingga waktu yang cukup lama untuk menaiki wahana tersebut. Kora – kora termasuk wahana yang menguji adrenalin karena pada permainan ini kita diajak untuk merasakan sensasi yang menegangkan ketika perahu tersebut mulai di ayunkan pada ketinggian.

Kora-Kora adalah wahana ayunan berbentuk kapal besar yang dapat menampung banyak penumpang sekaligus. Ketika mulai beroperasi, kapal akan berayun perlahan-lahan dan kemudian semakin cepat serta mengayun lebih tinggi, sehingga menciptakan momen mendebarkan saat mencapai titik tertinggi sebelum akhirnya jatuh kembali.
Selain menciptakan pengalaman yang seru dan menegangkan wahana kora – kora ini juga termasuk kedalam konsep fisika gerak harmonik sederhana dan gaya Sentripetal. Gerakan bolak – balik pada kora – kora sama seperti gerakan bandul pada materi getaran. Ban yang terletak di bagian bawah lintasan Kora-kora memberikan gaya dorongan yang memungkinkan Kora-kora terus berayun. Gaya ini adalah contoh gaya sentripetal, yaitu gaya yang membuat benda bergerak melingkar atau berayun.
- Roller Coaster atau Halilintar

Selain wahana kora – kora yang menegangkan,ada wahana halilintar atau biasa di kenal dengan roller coaster yang menarik perhatian peserta didik. Peserta didik sangat tertarik untuk mencoba wahana ini karena wahana ini adalah wahana yang terkenal cukup extreme dan menantang. Wahana permainan ini berupa kereta yang dipacu dengan kecepatan tinggi pada jalur rel khusus, Rel ini ditopang oleh rangka baja yang disusun sedemikian rupa. Wahana ini pertama kali ada di Disney Land Amerika Serikat.
Permainan di dufan satu ini masuk ke dalam wahana permainan yang extreme di Dufan. wahana ini sangat wajib untuk dicoba. Lintasannya dibuat berputar-putar terbalik dan berliku-liku dengan kecepatan tinggi yang bisa memacu adrenalin. Memiliki kapasitas 24 orang, selama 1 menit 45 detik akan diajak untuk meluncur secara cepat di rel yang memiliki loop hingga 360 derajat. Wahana Halilintar bisa membuat suara habis karena berteriak selama menaiki wahana ini. Wahana kedua ini juga menggunakan konsep fisika gaya Sentrifugal,energi kinetik dan energi potensial. Energi potensial yang terdapat pada wahana halilintar diubah menjadi energi kinetik ketika wahana halilintar bergerak menurun. Energi kinetik diubah menjadi energi potensial, ketika wahana halilintar bergerak menaik.
- Tornado

Wahana selanjutnya yang dicoba peserta didik yaitu wahana tornado, wahana tornado termasuk ke dalam wahana yang populer dan tak kalah extreme seperti wahana roller coaster. Menurut peserta didik wahana ini adalah wahana yang paling extreme diantara wahana-wahana lainnya yang ada di Dufan,karena wahana ini berputar secara vertikal dan horizontal di udara. Wahana ini dirancang untuk memberikan sensasi seperti terjebak dalam pusaran angin tornado, dengan pergerakan yang cepat, dinamis dan mendadak.

Tornado cocok untuk pecinta adrenalin yang ingin merasakan pengalaman menegangkan. Bila di amati wahana ini juga termasuk kedalam konsep fisika yang menggunakan Gaya Sentrifugal, prinsip tornado memberikan percepatan pada pengguna wahana, yang mana mempengaruhi efek tarikan gravitasi. Gerakan yang mampu dilakukan Tornado meliputi putaran 360 derajat,gerak sentripetal dan sentrifugal, maka terdapat mekanisme lain semisal mekanisme sliding. Lalu jika ada gerakan-gerakan balik cepat, kemungkinan terdapat mekanisme balik cepat, yang merupakan penerapan konsep kinematika dan dinamika.
Selain itu fitur,desain dan keamanan tornado sudah sesuai dengan standard. Desain Tornado memiliki struktur yang kokoh dan tampilan yang futuristik,wahana ini dilengkapi dengan kursi yang berputar dan berayun. Setiap kursi aman dan dilengkapi dengan pengaman yang kuat serta sensor untuk memastikan keselamatan setiap penumpang selama berputar di udara. Setelah permainan rornado di jalankan musik diputar selama perjalanan untuk menambah sensasi adrenalin.
- Ontang-Anting

Wahana ontang – anting juga wahana yang paling diminati peserta didik,wahana klasik ini menarik perhatian peserta didik karena wahana ini tidak termasuk kedalam wahana yang extreme,wahana ini adalah wahana yang santai sehingga bisa menciptakan kesan yang tenang dan tawa antar peserta didik.
Ontang-Anting adalah sebuah wahana yang mirip dengan komidi putar. Wahana ini terdiri dari beberapa kursi seperti ayunan yang masing-masing hanya dapat menampung 1 orang. Setiap kursi tergantung pada rantai besar pajang yang terhubung ke sebuah tiang pusat. Ketika wahana mulai beroperasi, tiang pusat tersebut akan berputar dan mengangkat kursi ke udara, memberikan sensasi melayang yang luar biasa.
Sama seperti pada wahana – wahana sebelumnya, ontang – anting menggunakan konsep fisika Gaya Sentrifugal dengan prinsip gerakan melingkar. Wahana ontang – anting bergerak 360 derajat,ketika ontang‐anting mulai berputar, kursi ontang‐anting mulai membentuk sudut. Makin cepat putaran, makin besar gaya sentrifugal yang dirasakan.
- Baku Toki atau bumper car

Wahana santai dan mengasyikan selanjutnya yaitu wahana baku toki atau biasa di kenal dengan nama bumper car,peserta didik sangat menyukai permainan ini,mereka mencoba permainan ini hingga berkali – kali dan rela mengantri dalam waktu yang cukup lama seperti kora – kora,permainan ini termasuk permainan yang santai dan diminati pengunjung remaja karena biasanya mereka mengadu kemampuan mereka mengendarai bumper car. Pada wahana ini peserta didik saling adu dan tabrak menabrak, tetapi tidak perlu khawatir wahana ini sudah memenuhi standard dan keamanan dimana setiap pengunjung yang menaiki wahana ini wajib menggunakan sabuk pengaman sebelum permainan di mulai dan bumper car hanya bisa di isi maksimal satu orang per unit mobilnya.
Wahana ini sangat kental unsur fisika yaitu hukum kekekalan momentum dan hukum newton tentang gerak dan gaya. Ketika mobil saling bertabrakan terjadi transfer momentum antara mobil satu dengan lainnya. Selain itu, gaya yang diberikan oleh pengemudi untuk menggerakkan mobil dan gaya gesekan dengan permukaan lantai juga merupakan contoh penerapan hukum Newton. Momentum merupakan salah satu besaran yang menjelaskan tentang gerak suatu benda. Semakin cepat suatu benda bergerak, ukuran momentum akan kian besar.

