oleh Ibu Kuswarni
Kegiatan diawali dengan apel pembukaan ekstrakurikuler wajib. Pembina apel menyampaikan amanat mengenai pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab dalam membentuk pribadi yang mandiri. Selain itu, pembina apel juga mengumumkan rangkaian kegiatan ekstrakurikuler yang akan dilaksanakan pada hari ini. Selanjutnya, anggota PMR dan Pramuka digabungkan dalam satu kelas untuk mengikuti kegiatan pembuatan simpul.
Tujuan PMR dan Pramuka membuat simpul adalah untuk melatih keterampilan dasar dalam mengikat dan menyambung tali secara benar dan aman. Melalui kegiatan ini, peserta didik dilatih untuk bersikap teliti, sabar, dan disiplin, serta mampu bekerja sama dengan baik dalam kelompok. Selain itu, keterampilan membuat simpul membekali peserta didik dengan kemampuan yang berguna dalam kegiatan lapangan maupun situasi darurat, sekaligus menumbuhkan kemandirian dan rasa tanggung jawab.
PMR (Palang Merah Remaja)
Kegiatan ekstrakurikuler PMR mengajarkan kepedulian, kemanusiaan, dan sikap tanggap terhadap sesama. Melalui latihan pertolongan pertama, kerja sama tim, dan kegiatan sosial, anggota PMR dibentuk menjadi pribadi yang sigap, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa relawan sejak dini.
Pramuka
Ekstrakurikuler Pramuka menjadi wadah pembentukan karakter disiplin, mandiri, dan cinta alam. Melalui kegiatan baris-berbaris, perkemahan, dan latihan keterampilan, Pramuka menanamkan nilai kebersamaan, kepemimpinan, serta semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
